Minggu, 27 Juli 2014

SIMULASI GERBANG LOGIKA

SUTARNO. Seiring perkembangan jaman, manusia terus dimanjakan dengan keadaan. Baik dari segi fasilitas dan peralatan pendukung yang dibutuhkannya. Semua peralatan memberikan berbagai kemudahan kepada penggunanya. Hampir semua peralatan rumah tangga didukung dengan peralatan-peralatan digital yang sangat friendly. Di situlah sebenarnya posisi penggunaan gerbang logika berperan.
Di era digitalisasi seperti saat ini, peran serta rangkaian-rangkaian digital sangat dominan di semua lini.

Sebelum masuk materi, perlu kita ketahui bahwa Gerbang Logika adalah rangkaian dengan satu atau lebih dari satu sinyal masukan tetapi hanya menghasilkan satu sinyal berupa tegangan tinggi atau tegangan rendah.Dikarenakan analisis gerbang logika dilakukan dengan Aljabar Boolean maka gerbang logika sering juga disebut Rangkaian logika. Gerbang logika merupakan dasar pembentukan sistem digital. Gerbang logika beroperasi dengan bilangan biner, sehingga disebut juga gerbang logika biner.Tegangan yang digunakan dalam gerbang logika adalah TINGGI atau RENDAH. Tegangan tinggi berarti 1, sedangkan tegangan rendah berarti 0 [1]. Pendapat lain menyampaikan bahwa Gerbang logika atau gerbang logik adalah suatu entitas dalam elektronika dan matematika Boolean yang mengubah satu atau beberapa masukan logik menjadi sebuah sinyal keluaran logik. Gerbang logika terutama diimplementasikan secara elektronis menggunakan diode atau transistor, akan tetapi dapat pula dibangun menggunakan susunan komponen-komponen yang memanfaatkan sifat-sifat elektromagnetik (relay), cairan, optik dan bahkan mekanik [2].

Adapun Gerbang Logika tersebut adalah :

7 Gerbang Logika beserta simbol dan tabel kebenarannya
Untuk lebih jelasnya silahkan dicoba menggunakan 2 simulasi Gerbang Logika berikut ini.




Referensi : Tim BPTIKP. (2013). Gerbang Dasar Digital. http://sibeo.web.id/. 27 Juli 2014.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih Atas Kunjungannya