Minggu, 10 Agustus 2014

DASAR GAMBAR PROYEKSI

SUTARNO. Gambar merupakan bahasa teknik. Untuk menyajikan sebuah benda tiga dimensi pada sebuah bidang dua dimensi dipergunakan cara proyeksi. Pada Gambar 1 terdapat tiga buah titik A, B, dan C, dan diantaranya terdapat sebuah bidang datar P. Jika titik A dihubungkan dengan titik-titik B dan C oleh garis-garis lurus, maka bidang P akan dipotong oleh garis AB di D dan AC di E.
Titik-titik D dan E pada bidang E disebut proyeksi dari titik A. Garis lurus AB dan AC disebut garis proyeksi, bidang P disebut bidang proyeksi dan titik A disebut titik penglihatan. Jika sebuah benda dilihat dari sebuah titik penglihatan O, seperti pada Gambar 2(a), maka proyeksi dari benda ini pada bidang proyeksi P disebut proyeksi perspektif. Jika titik penglihatannya berada di tak terhingga, maka garis-garis proyeksi atau garis-garis penglihatan menjadi garis-garis sejajar, seperti pada Gambar 2(b). Dalam hal ini proyeksinya disebut proyeksi sejajar. 

Bila pada proyeksi sejajar garis-garis proyeksi berdiri tegak lurus pada bidang proyeksi P, cara proyeksinya disebut proyeksi orthogonal. Dan bila garis-garis proyeksi membuat sudut dengan bidang proyeksi P, cara proyeksi ini disebut proyeksi miring. Untuk materi selanjutnya silahkan KLIK DISINI.




68 komentar:

  1. XI TITL 2, 18, Nilam Lintang Cahyani: Jadi dari yang Pak Tarno Tulis, Proyeksi Amerika Serikat dengan Eropa memili kesamaan dan perbedaan. Persamaan dari Proyeksi Amerika Serikat dengan Eropa adalah hanya dapat dipakai di bidang dari benda 3 dimensi agar dapat memberi informasi yang lebih men-detail. Sedangkan Perbedaan dari Proyeksi Amerika Serikat dengan Eropa adalah jika Proyeksi Amerika Serikat letak bidang yang diproyeksikan arahnya sama dengan arah pandangannya dan Proyeksi Eropa letak bidang yang diproyeksikan terbalik dengan arah pandangannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Proyeksi Amerika Serikat dengan Eropa .........

      yang benar Amerika, bukan Amerika Serikat.

      Hapus
  2. XI TITL, BAMBANG ADI SETIAWAN:Tidak seperti yang di ungkapkan nimas Nilam lintang cahyani bahwa menggunakan proyeksi amerika atau eropa memerlukan banyak sudut pandang meskipun hampir sama tetapi beda pada peletakan kwadran saja dan akan sulit dibaca untuk benda yang memiliki bentuk tak beraturan,....Jadi begini pak....????? Proyeksi orthogonal pada gambar teknik listrik cukup digambar tiga bidang tampak (depan, samping, dan atas), karena benda-benda teknik listrik bila digambar ke dalam tiga bidang tampak saja sudah cukup jelas.. Pada gambar teknik listrik lebih banyak menggunakan proyeksi piktorial dari pada orthogonal karena semua obyek (benda yang digambar) sudah dalam bentuk tiga dimensi, sehingga orang yang
    kurang terdidik akan lebih mudah memahaminya,.....thank's pak.....saya tunggu nilai A nya y pak........

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semua bisa digunakan, dan semua benar ...........

      Hapus
  3. XI TITL 2, 06, Arma Apriyani Rahmawati: saya mau menambahkan pengertian gambar isometri dan gambar dimetri.
    Gmbr isometri adl suatu transformasi atas pencerminan, pergeseran, dan rotasi pd sebuah garis yg mempertahankan jarak.
    Gmbr dimetri yaitu sudut x dan y terhadap garis horisontal dan perbandingan sumbu x,y dan z.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Isometris akan kita bahas kemudian

      Hapus
  4. Kelas : XI TITL 2, No. : 14, Nama : Isnanik Mubarokah

    Telah dijelaskan semua cara menggambar dengan teknik yang benar. Mungkin diatas banyak istilah2 asing yang belum pernah kita dengar. Tapi, yang terpenting adalah teknik dan cara yang benar, agar gambar yang dihasilkan maksimal. Dalam proyeksi ini membuat gambar 3 dimensi dalam bidang 2 dimensi tidaklah sulit, asalkan kita tahu bagaimana teknik nya yang benar. Istilah2 yang asing dapat kita hafalkan setelah kita mempelajari teknik2 nya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan hanya kita hafalkan mas, tetapi akan lebih bagus jika dipahami

      Hapus
  5. XI TITL2, 15, Jayanti Mandasari: saya jg mau menambahkan ttg pengertian Gambar Oblique. Gambr Oblique adalah gmbr paraline yg mggunakan suatu permukaan horizontar / vertikal dr arah pandang frontal dmana bntuk objek2 3 dimensi digambar scra 2 dimensi dan dilihat dr luar bangunan.

    BalasHapus
  6. XI TITL2, 30, Weni Eka Prihantari:saya mw menambahkan ttg gambar perspektif adl suatu gambar yg dituangkan pd bidang gambar sesuai dengan pandangan mata...

    BalasHapus
  7. XI TITL 2, O1,Ahmad Darojad M: saya mau menjawab soal yang ada di file, 1. Mengapa proyeksi orthogonal hanya diperlukan 3 bidang tampak saja, yaitu tampak depan, samping dan atas? Yaitu karena proyeksi orthogonal pada gambar teknik karena benda-benda teknik listrik bila digambar ke dalam tiga bidang tampak saja sudah cukup jelas.. 2. mengapa pada teknik elektro lebih banyak menggunakan proyeksi piktorial daripada proyeksi orthogonal? Karena semua obyek yang digambar sudah dalam bentuk tiga dimensi sehingga orang yang kurang terdidikpun akan lebih mudah memahaminya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Orthogonal akan kita bahas kemudian

      Hapus
  8. XI TITL 2,14 Fajar Hidayat Mulya :saya ingin memberi pendapat tentang apa pengertian dari Gambar proyeksi.Gambar proyeksi adalah gambar bayangan atau konstruksi suatu benda yang mana dapat kita ketahui tentang kejelasan suatu objek secara matematis.dalam menggambar proyeksi dituntut keterampilan menggunakan alat-alat seperti mistar,jangka,pinsil,rapido/trek-pen,dan alat matematis lainnya.di samping itu,juga hrus mampu menarik garis secara terukur seperti ketebalan garis,kerataan garis dan sambungan garis.
    Pada prinsipnya gmbar proyeksi dapat dibedakan menjdi dua kelompok,yaitu proyeksi sentral dan proyeksi ortogonal.proyeksi sentral di sebut juga teknik perspektif,yaitu benda diproyeksikan dengan mempergunakan garis-garis yang berpusat pada satu titik.Gambar benda yg dihasilkan secara proporsional sangat mirip dengan benda/objek aslinya.sedangkan proyeksi ortogonal adalah gambar proyeksi suatu benda mempergunakan garis garis sejajar dan tegak lurus.

    BalasHapus
  9. XI TITL 2, 23, Reza yuliansah: proyeksi orthogonal pada teknik listrik adalah proyeksi sejajar garis-garis berdiri tegak lurus. gambar teknik listrik lebih banyak menggunakan proyeksi karena benda yang di gambar berbentuk tiga dimensi sehingga kita dapat memahami gambar tersebut......

    BalasHapus
  10. XI TITL 2,09 Dani Zaenal Abidin :saya ingin menerangkan sdeikit tentang sejarah gambar teknik proyeksi.Perkembangan gambar teknik dimulai dari dataran Eropa. Pada awal abad ke-15, teori tentang proyeksi benda terhadap bidang imajinasi atau bidang proyeksi diketemukan oleh arsitek-arsitek Italy. Teori ini dikenal sebagai gambar perspektif. Teori proyeksi tegak lurus atau proyeksi orthogonal baru dibuat pada abad ke-19, setelah pengetahuan tentang gambar teknik tersebar ke seluruh dunia. Proyeksi ini disebut juga proyeksi kwadran I (The first angle projection).

    Di Amerika timbulah aliran-aliran yang pro dan kontra terhadap teori proyeksi ini. Kemudian lahirlah sebuah pendapat yang mengatakan bahwa letak pandangan-pandangan pada gambar proyeksi bisa ditempatkan pada tempat yang semestinya atau secara natural, yaitu pandangan kanan ditempatkan di sebelah kanan pandangan depan, pandangan atas diletakkan di atas pandangan depan dan sebaliknya. Teori ini kemudian disebut proyeksi kwadran III (the third angle projection).

    BalasHapus
  11. XI TITL 2, 16, khoirul anwar : untuk melihat garis2 sejajar pada gambar teknik dipergunakan proyek sejajar
    sedangkan utk melihat garas lurus pada GT dipergunakan proyek perspektif

    BalasHapus

  12. XI-TITL2 02 AJI SUDRAJAD = Sebaiknya di Negara Indonesia menggunakan proyeksi seperti di Negara Amerika karena cara membuat proyeksinyalebih mudah daripada di Negara Eropa dan proyeksinya seperti bentuk aslinya sehingga proyeksinya lebih maju dan berkembang seperti di Negara Amerika .

    BalasHapus
  13. XI TITL 2,Deril firnanda aji,10:Proyeksi merupakan cara
    penggambaran suatu benda,
    titik, garis, bidang, benda
    ataupun pandangan suatu
    benda terhadap suatu bidang
    gambar. Proyeksi Eropa dan Amerika Proyeksi Eropa dan Amerika
    merupakan proyeksi yang
    digunakan untuk
    memproyeksikan
    pandangan dari sebuah
    gambar tiga dimensi terhadap bidang dua
    dimensi.

    Proyeksi Eropa
    Proyeksi Eropa hanya
    digunakan pada bidang dari
    suatu benda tiga dimensi
    agar memberikan informasi
    lebih detail Letak bidang yang
    diproyeksikan dengan
    proyeksi Eropa terbalik
    dengan arah pandangannya.
    Proyeksi Amerika
    Proyeksi Amerika hanya digunakan pada bidang dari
    suatu benda tiga dimensi
    agar memberikan informasi
    lebih detail.
    Letak bidang yang
    diproyeksikan dengan proyeksi Amerika sama
    dengan arah pandangannya.

    SUKSES UNTUK SMK N 1 MIRI

    BalasHapus
  14. XI TITL 2, Rian Adi Sudarma, 24 : Gambar proyeksi adalah gambar bayangan atau konstruksi suatu benda yang mana dapat kita ketahui tentang kejelasan suatu objek secara matematis.
    Pada prinsipnya gmbar proyeksi dapat dibedakan menjdi dua kelompok,yaitu proyeksi sentral dan proyeksi ortogonal.proyeksi sentral di sebut juga teknik perspektif,yaitu benda diproyeksikan dengan mempergunakan garis-garis yang berpusat pada satu titik.Gambar benda yg dihasilkan secara proporsional sangat mirip dengan benda/objek aslinya.sedangkan proyeksi ortogonal adalah gambar proyeksi suatu benda mempergunakan garis garis sejajar dan tegak lurus. dan alat-alat yg sering digunakan untuk menggambar gambar proyeksi meliputi mistar,jangka,pinsil,rapido/trek-pen,dan alat matematis lainnya.

    BalasHapus
  15. XI TITL 2, 26, SRIYANTO: proyeksi ortogonal merupakan metode gambar teknik yg pling mudah dan komunikatif untuk menggambar masing2x bagian2x dalam desain suatu produk adalah menggambar berbagai sisi suatu objek dgn menarik garis lurus setiap bidang.

    BalasHapus
  16. XI TITL 2, 05, Anita Ayu DPW: Saya mw menambahkan tentang proyeksi Miring I. Proyeksi Miring I pada proyeksi miring pada dasarnya perbandingan antar sumbunya baik x, y, maupun z. Mempunyai perbandingan yang sama dengan proyeksi dimetri hanya saja yang berbeda adalah besar sudut a=0 derajat dan besar sudut B=45 derajat

    BalasHapus
  17. XI TITL 2, 20, Novia Setyawati: saya juga mau menambahkan tentang Proyeksi Aksonometri. Proyeksi Aksonometri merupakan sebuah pandangan pencerminan dari garis proyeksi benda. Kedudukan garis proyeksi terhadap bidang proyeksinya adalah tegak lurus. Proyeksi ini lebih cocok digunakan untuk menggambarkan suatu bentuk bangunan baik sebagian, detail maupun keseluruhan. Proyeksi Aksonometri merupakan proyeksi sejajar, ini karena garis sejajar objek tetap diproyeksikan sejajar.

    BalasHapus
  18. XI TITL 2, 31, Yanuar Riski Ramadhan: saya mau menambahkan pengertian dari Proyeksi Isometri, Dimetri, dan Trimetri. Proyeksi Isometri adl proyeksi aksonometri dimana pandangan yg dipilih dr objek diletakkan terhadap bidang proyeksi dengan masing2 bidang membentuk sudut 30 derajat dgn skala yg sama.

    Proyeksi Dimetri adl skala pemendekan u/ kedua sumbu adalah sama sedangkan sudut proyeksi boleh sama atau berbeda.

    Proyeksi Trimetri adl proyeksi dgn skala pendekatan 3 sisi dan 3 sudut tidak samaa..

    -sekian-

    BalasHapus
  19. XI TITL 2, SATRIA ALDI NUGRAHA: saya mau menambahkan tentang Proyeksi Sentral, Proyeksi Sentral adalah proyeksi dimana garis-garis proyeksi akan berpotongan pada titik mata pengamat. Jarak antara mata pengamat dengan bidang proyeksi adalah tertentu (finite) sehingga garis-garis proyeksi sangat jelas terlihat akan terkumpul pada titik mata pengamat.

    BalasHapus
  20. XI TITL 2, 28, Triyono: sy ingin menambahkan tentang proyeksi trimetri,trimeti dirasakan terjadi banyak distrosi,oleh karena ukuran kedua rusuk/sumbu salah satunya (rusuk panjang) perlu di pendekkan, sehingga perbandingan yg sering diggunakan adl 10:9:5 atau 6:5:4

    BalasHapus
  21. XI TITL2, 21 , Nugroho pamungkas;menurut saya gambar merupakan bahasa teknik untuk menyajikan sebuah benda 3D pada sebuah bidang 2D dipergunakan cara proyeksi.bila pada proyeksi sejajar garis garis proyeksi berdiri tegak lurus pada bidang proyeksi P,cara proyeksinya disebut proyeksi Orthogonal.

    BalasHapus
  22. XI TITL 2,27,Tegar T.Y.:saya akan menambahkan tentang pengertian proyeksi sentral dan
    proyeksi ortogonal.proyeksi
    sentral di sebut juga teknik perspektif,yaitu benda
    diproyeksikan dengan
    mempergunakan garis-garis
    yang berpusat pada satu
    titik.Gambar benda yg
    dihasilkan secara proporsional sangat mirip
    dengan benda/objek
    aslinya.sedangkan proyeksi
    ortogonal adalah gambar
    proyeksi suatu benda
    mempergunakan garis garis sejajar dan tegak lurus.

    BalasHapus
  23. XI TITL 2 ,4, ANDRI AGUS A
    Saya mau menambah tentang proyeksi,proyeksi adalah cara penggambaran suatu benda,titik,garis,bidang,benda ataupun pandangan suatu benda terhadap suatu bidang gambar. proyeksi piktorial adalah cara penyajian suatu gambar 3 dimensi terhadap bidang 2 dimensi.sedangkan proyeksi ortogonal merupakan cara pemroyeksian yang bidang proyeksinya mempunyai sudut tegak lurus terhadap proyektornya.

    BalasHapus
  24. XI TITL 2 ,19,NINO AGUNG PRASETYO
    Proyeksi dari sebuah garis lurus akan berupa garis lurus juga, tetapi bila garis tersebut tegak lurus dengan bidang proyeksinya maka hasil proyeksinya berupa sebuah titik.
    Proyeksi dari sebuah garis yang sejajar dengan bidang priyeksinya maka hasil proyeksinya akan sama panjang dengan garis tersebut, dan bila sebuah garis yang tidak sejajar dan tidak tegak lurus dengan bidang proyeksinya maka hasil proyeksinya lebih pendek dari garis tersebut.

    BalasHapus
  25. Nama: ZURNALIS ILYAS
    Kelas: XI TITL 1
    No: 34

    Gambar Proyeksi adalah gambar
    bayangan atau konstruksi
    suatu benda yang mana dapat
    kita ketahui tentang kejelasan
    suatu objek secara matematis. proyeksi ortogonal adalah
    gambar proyeksi suatu benda
    mempergunakan garis-garis
    sejajar dan tegak lurus.
    Bidang-bidang proyeksi
    tersebut adalah : 1. Bidang mendatar, disebut
    Bidang Proyeksi 1 (benda dilihat
    dari arah atas)
    2. Bidang tegak, disebut Bidang
    Proyeksi 2 (benda dilihat dari
    arah depan) 3. Bidang samping, disebut
    Bidang Proyeksi 3 (benda dilihat
    dari samping)
    Proyeksi ortogonal
    menampilkan benda dalam dua
    dimensi dengan beberapa pandangan. Gambar proyeksi
    ortogonal dapat memberikan
    informasi yang lengkap dan
    tepat mengenai bentuk dan
    ukuran benda, karena cara ini
    dapat menampilkan gambar hasil pandangan dari berbagai
    arah, yaitu arah depan, arah
    belakang, arah atas, arah
    bawah, arah samping kiri dan
    arah samping kanan.
    Gambar proyeksi ortogonal yang lazim digunakan ada dua
    cara, yaitu:
    1. Proyeksi Amerika
    menampilkan gambar hasil
    pandangan dari berbagai arah,
    yaitu arah depan, arah belakang, arah atas, arah
    bawah, arah samping kiri dan
    arah samping kanan. Yang
    mana hasil pandangan tersebut,
    sesuai dengan aslinya.
    2. Proyeksi Eropa menampilkan gambar hasil
    pandangan dari berbagai arah,
    yaitu arah depan, arah
    belakang, arah atas, arah
    bawah, arah samping kiri dan
    arah samping kanan. Yang mana hasil pandangan tersebut,
    berbeda letak dengan aslinya.
    Antara letak atas berganti
    menjadi letak bawah dan letak
    samping kiri berganti letak
    dengan samping kanan.

    BalasHapus
  26. Dwi Novita s XI TITL I

    Dalam membaca gambar teknik seringkali kita kebingungan akan perbedaan proyeksi amerika dan proyeksi eropa. Di bawah ini saya akan jelaskan perbedaan diantara keduanya.

    Proyeksi Amerika

    Proyeksi amerika disebut juga proyeksi sudut ketiga atau proyeksi kwadran III, , perbedaan istilah ini tergantung dari masing-masing pengarang yang menjadi refernsi. Proyekasi Amerika merupakan proyeksi yang letak bidangnya sama dengan arah pandangannya. Coba perhatikan gambar dibawah ini.

    Image

    Proyeksi amerika merupakan proyeksi yang mudah dipahami, karena tata letaknya sama dengan arah pandang kita, dan proyeksi inilah yang saya pakai di setiap gambar yang saya buat. :)

    Proyeksi Eropa

    Proyeksi eropa disebut juga proyeksi sudut pertama atau proyeksi kkwadran I. Proyeksi Eropa merupakan proyeksi yang letaknya terbalik dengan arah pandangnya. Coba kita perhatikan kembali gambar dibawah ini, dengan model yang sama kita proyeksikan gambar tersebut kedalam proyeksi eropa.

    Image

    Pada gambar diatas tata letak proyeksi terbalik dengan arah pandang kita, tapi bila kita sudah memahami proyeksi amerika, membaca gambar dengan proyeksi eropa tidak begitu sulit, karena kita hanya menukar posisi saja…. :)

    Biasanya dalam sebuah gambar teknik, untuk mengetahui gambar yang disajiakan apakah proyeksi amerika atau proyeksi eropa ditandai oleh sebuah simbol yang ditaruh di etiket gambar. Berikut adalah simbol untuk masing-masing proyeksi.

    Image

    BalasHapus
  27. Nada Pibriatama XI TITL 1 , 25

    Proyeksi Model Eropa dan Amerika

    Proyeksi
    Gambar proyeksi merupakan dasar menggambar teknik untuk menyatakan bentuk dan ukuran suatu obyek atau benda. Gambar proyeksi yang akan dipelajari ini adalah gambar proyeksi orthogonal yang merupakan gambar proyeksi yang sering digunakan dalam pembuatan gambar kerja.
    Fungsi proyeksi adalah:
    • Untuk mendapatkan ukuran garis yang sebenarnya
    • Untuk membuat bentuk yang sebenarnya
    • Untuk membuat gambar kerja

    Secara umum dalam gambar proyeksi diperlukan tiga arah pandangan:
    • Tampak atas
    • Tampak depan
    • Tampak samping kanan/kiri

    Proyeksi Ortogonal
    Metode gambar teknik yang paling mudah dan komunikatif untuk menggambar masing-masing bagian dalam desain suatu produk adalah menggambar berbagai sisi suatu objek dengan menarik garis lurus pada setiap bidang. Proses penggambaran objek secara dua dimensi disebut proyeksi orthografi/orthogonal. Dalam ilmu geometri, gambar orthogonal menggunakan dua bidang proyeksi, yaitu bidang vertikal dan horisontal. Proyeksi orthogonal sering disebut sebagai gambar proyeksi saja atau gambar tampak. Jika sebuah benda digambarkan dengan cara proyeksi orthogonal akan menghasilkan sebuah bidang saja yang tampak pada bidang. Teori gambar proyeksi secara garis besar terbagi atas dua
    kelompok, yaitu:
    * Proyeksi Eropa
    * Proyeksi Amerika

    Proyeksi Eropa
    Proyeksi cara ini beranggapan bahwa obyek atau benda yang akan digambar atau diproyeksikan seolah-olah berada dalam suatu kubus. Setiap pandangan menunjukkan benda yang terlihat pada bidang proyeksi dengan melihat sisi benda yang terdekat dengan pengamat. Urutan proyeksi Eropa: pengamat, obyek, dan bidang proyeksi (garis proyeksi ditarik menjauhi pengamat)









    Format Tampak Proyeksi Eropa

















    Contoh Gambar Proyeksi Ortogonal Eropa


























    Proyeksi Amerika
    Proyeksi cara ini beranggapan sebaliknya, yaitu seolah-olah obyek atau benda berada di luar kubus. Asas proyeksi Amerika: bidang gambar (bidang proyeksi) diletakkan di antara mata dan benda yang digambar, sedang bidang gambar tersebut adalah bidang gambar yang bening, seperti kaca. Setiap pandangan menunjukkan benda yang terlihat pada bidang proyeksi dengan melihat sisi benda yang terjauh dengan pengamat. Urutan proyeksi Amerika: pengamat, bidang proyeksi, dan obyek (garis proyeksi ditarik menuju pengamat)









    Format Tampak Proyeksi Amerika

















    Contoh Gambar Proyeksi Amerika


    BalasHapus
  28. NAMA ; PUJI LESTARI
    NO ; 26
    KELAS; XI TITL 1

    royeksi adalah bagian penting dalam proses mengsketsa gambar, entah itu secara manual digambar dengan tangan ataupun digambar dengan suatu software gambar teknik mesin (misal: AutoCAD, Autodesk Inventor, Solid Works, dll). Kita gak mungkin gambar setiap pandangan sedangkan gambar pandangan tersebut sudah terwakilkan oleh padangan yang sudah digambar. Bakal ribet jadinya. Nah, disinilah kita mesti tau proyeksi, karena dapat ngebantu dalam proses pengsketsaan gambar. Sebenarnya apa sih gambar proyeksi itu? Gambar proyeksi adalah gambar bayangan atau konstruksi suatu benda tentang kejelasan suatu objek secara matematis. Bisa juga gambar proyeksi merupakan gambar dari suatu benda nyata atau khayalan yang dilukiskan menurut garis-garis pandangan pengamat pada suatu bidang datar (bidang gambar). Setelah itu kita akan mengenal jenis-jenis proyeksi dan membahasnya satu persatu. Proyeksi itu ada tiga, yaitu proyeksi piktorial, dan proyeksi ortogonal.

    Jenis-jenis proyeksi :

    Proyeksi Piktorial adalah suatu cara menampilkan gambar secara tiga dimensi dalam dalam suatu bidang gambar (dua dimensi). Proyeksi piktorial dapat dilakukan dalam beberapa macam cara proyeksi sesuai dengan aturan menggambar. Beberapa cara macam proyeksi piktorial anatara lain :
    Proyeksi Piktorial Isometris
    Proyeksi Piktorial Dimetri
    Proyeksi Piktorial Miring
    Gambar Perspektif
    Proyeksi Ortogonal berbeda dengan proyeksi piktorial. Bila proyeksi piktorial menampilkan benda secara tiga dimensi dalam satu bidang (satu sudut pandang), maka proyeksi ortogonal menampilkan secara dua dimensi dari beberapa sudut pandang. Proyeksi ini dibagi menjadai dua, yaitu proyeksi kuadran I atau proyeksi eropa dan proyeksi kuadran III atau proyeksi amerika.
    Ok kita mulai dengan proyeksi amerika. Proyeksi amerika adalah proyeksi yang disebut juga sudut ketiga atau proyeksi kuadran III, perbedaan istilah ini tergantung dari masing-masing pengarang yang menajdi referensi. Menurut saya proyeksi amerika merupakan proyeksi yang mudah dibayangkan kalau mau digambarkan, masuk akal lah kalau dibayangkan serta mudah difahami karena tata letaknya sama dengan pandangan kita. Untuk lebih jelasnya, coba perhatikan gambar di bawah ini.
    Dan yang selanjutnya adalah proyeksi eropa. Proyeksi eropa disebut juga proyeksi sudut utama atau proyeksi kuadra I. Proyeksi eropa merupaka proyeksi yang letaknya terbalik dengan arah pandangannya. Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar di bawah ini.
    Pada gambar di atas tata letak proyeksi terbalik dengan arah pandangan kita. Kalau menurut saya ini cukup membingungkan kalau dibayangkan. Kalau yang udah paham sih gampang, tapi kalau yang masih tahap belajar mungkin akan sedikit membingngkan :D.

    BalasHapus
  29. NAMA ; ANA OKTAVIA
    NO ; 07
    KELAS ; XI TITL 1
    Proyeksi merupakan cara penggambaran suatu benda, titik, garis, bidang, benda ataupun pandangan suatu benda terhadap suatu bidang gambar.

    Proyeksi Eropa dan Amerika

    Proyeksi Eropa dan Amerika merupakan proyeksi yang digunakan untuk memproyeksikan pandangan dari sebuah gambar tiga dimensi terhadap bidang dua dimensi.

    Proyeksi Eropa

    Proyeksi Eropa disebut juga proyeksi sudut pertama, juga ada yang menyebutkan proyeksi kuadran I, perbedaan sebutan ini tergantung dari masing pengarang buku yang menjadi refrensi. Dapat dikatakan bahwa Proyeksi Eropa ini merupakan proyeksi yang letak bidangnya terbalik dengan arah pandangannya (lihat gambar 2.3).


    Keterangan :

    P.A = Pandangan Atas

    P.Ki = Pandangan Kiri

    P.Ka= Pandangan Kanan

    P.Ba = Pandangan Bawah

    P.Be = Pandangan Belakang

    BalasHapus
  30. Nama:Anjik Rahmanto
    Kls:XI TITL 1
    NO: 04

    1. Proyeksi Ortogonal (Eropa) Penampilan gambar proyeksi Eropa relative sederhana dibandingkan dengan yang lain. Gambar ini menampilkan pandangan atas, depan (muka), dan samping. Oleh karena itu proyeksi Eropa sangat tepat digunakan untuk kepentingan perancangan mebel atau desain produk. Sistem gambar proyeksi Eropa dihasilkan dari pemroyeksian pada ruang atau sudut pertama (first angel). Oleh karena itu
    proyeksi Eropa sering disebut proyeksi “Kuadran Pertama” atau “Kuadran I”. Ruang atau sudut penampilan tersebut berbentuk tiga dimensi, yang terdiri atas 3 bidang, yakni bidang I, II, dan III. Bidang I berfungsi untuk menampilkan bayangan benada tampak dari atas, bidang II untuk bayangan benda tampak depan, dan bidang III untuk bayangan benda tampak dari samping
    kiri. Oleh karena itu proyeksi Eropa sering dikelompokkan dalam proyeksi multiview (tampak ganda). Jika diperhatikan sistem proyeksi Eropa ini menempatkan posisi benda/obyek yang digambar berada di antara titik pengamat (proyektor)
    dan proyeksi benda. Jika diurutkan maka posisi tersebut adalah pengamat, objek, dan gambar proyeksi. Posisi pengamat terhadap bidang gambar adalah tegak lurus. Di samping itu, masing-masing
    garis pemroyeksi yang merupakan hubungan dari titik pengamat dan benda sehingga menghasilkan proyeksi tersebut adalah sejajar sesamanya.

    BalasHapus
  31. A. Pengertian Proyeksi
    Proyeksi merupakan cara penggambaran suatu benda, titik, garis, bidang, benda ataupun pandangan suatu benda terhadap suatu bidang gambar. Menurut istilah lain, proyeksi adalah proses penggambaran bayangan-bayangan suatu benda yang dihasilkan dari pandangan terhadap benda tersebut dengan cara tertentu (arah pandang).
    Proyeksi juga merupakan ilmu yang mempelajari cara penggambaran titik, garis, bidang maupun benda- benda dalam sebuah ruang dan mengetahui letak benda maupun ukuran-ukurannya. Dalam menggambar proyeksi dituntut keterampilan menggunakan alat-alat seperti mistar, jangka, pinsil, rapido/trek-pen, dan alat- alat matematis lainnya. Di samping itu, juga harus mampu menarik garis secara terukur seperti ketebalan garis, kerataan garis dan sambungan garis.
    Pemahaman akan gambar proyeksi merupakan pengetahuan dasar yang harus dikuasai dalam menggambar teknik. Dengan gambar proyeksi dapat diketahui letak, bentuk dan ukuran dari benda-benda teknik, baik penampang sebelah dalam ataupun tampak luar dari segala macam bentuk benda yang akan digambar.

    B. Fungsi Gambar Proyeksi
    Fungsi menggambar proyeksi benda adalah untuk menjelaskan bentuk benda tiga dimensi pada kertas gambar dalam bentuk dua dimensi sehingga dapat diketahui letak, bentuk dan ukuran dari benda-benda teknik, baik penampang sebelah dalam ataupun tampak luar dari segala macam bentuk benda yang akan digambar.





    C. Macam-macam Proyeksi
    1. Proyeksi Amerika
    Dalam proyeksi ini benda berada di depan bidang proyeksi. Jadi, bidang proyeksi ada di antara pengamat dengan benda. Letak bidang yang diproyeksikan dengan proyeksi Amerika sama dengan arah pandangannya.
    Ciri-ciri dari hasil proyeksi Amerika :
    a) Tampak atas benda terletak di kuadran atas
    b) Tampak kiri benda terletak di kuadran kiri
    c) Tampak kanan benda terletak di kuadran kanan
    d) Tampak bawah benda terletak di kuadran bawah
    2. Proyeksi Eropa
    Dalam proyeksi ini bidang proyeksi terletak dibelakang benda. Jadi benda terletak antara pengamat dan bidang proyeksi. Proyeksi Eropa ini merupakan proyeksi yang letak bidangnya terbalik dengan arah pandangannya.
    Ciri-ciri dari hasil proyeksi eropa :
    a) Tampak atas benda terletak di kuadran bawah
    b) Tampak kiri benda terletak di kuadran kanan
    c) Tampak kanan benda terletak di kuadran kiri
    d) Tampak bawah benda terletak di kuadran atas

    BalasHapus
  32. Nama: Bagas Indriawan
    Kls: XI TITIL 1
    No: 10

    Proyeksi
    Gambar proyeksi merupakan dasar menggambar teknik untuk menyatakan bentuk dan ukuran suatu obyek atau benda. Gambar proyeksi yang akan dipelajari ini adalah gambar proyeksi orthogonal yang merupakan gambar proyeksi yang sering digunakan dalam pembuatan gambar kerja.
    Fungsi proyeksi adalah:
    • Untuk mendapatkan ukuran garis yang sebenarnya
    • Untuk membuat bentuk yang sebenarnya
    • Untuk membuat gambar kerja

    Secara umum dalam gambar proyeksi diperlukan tiga arah pandangan:
    • Tampak atas
    • Tampak depan
    • Tampak samping kanan/kiri

    Proyeksi Ortogonal
    Metode gambar teknik yang paling mudah dan komunikatif untuk menggambar masing-masing bagian dalam desain suatu produk adalah menggambar berbagai sisi suatu objek dengan menarik garis lurus pada setiap bidang. Proses penggambaran objek secara dua dimensi disebut proyeksi orthografi/orthogonal. Dalam ilmu geometri, gambar orthogonal menggunakan dua bidang proyeksi, yaitu bidang vertikal dan horisontal. Proyeksi orthogonal sering disebut sebagai gambar proyeksi saja atau gambar tampak. Jika sebuah benda digambarkan dengan cara proyeksi orthogonal akan menghasilkan sebuah bidang saja yang tampak pada bidang. Teori gambar proyeksi secara garis besar terbagi atas dua
    kelompok, yaitu:
    * Proyeksi Eropa
    * Proyeksi Amerika

    Proyeksi Eropa
    Proyeksi cara ini beranggapan bahwa obyek atau benda yang akan digambar atau diproyeksikan seolah-olah berada dalam suatu kubus. Setiap pandangan menunjukkan benda yang terlihat pada bidang proyeksi dengan melihat sisi benda yang terdekat dengan pengamat. Urutan proyeksi Eropa: pengamat, obyek, dan bidang proyeksi (garis proyeksi ditarik menjauhi pengamat)









    Format Tampak Proyeksi Eropa

















    Contoh Gambar Proyeksi Ortogonal Eropa


























    Proyeksi Amerika
    Proyeksi cara ini beranggapan sebaliknya, yaitu seolah-olah obyek atau benda berada di luar kubus. Asas proyeksi Amerika: bidang gambar (bidang proyeksi) diletakkan di antara mata dan benda yang digambar, sedang bidang gambar tersebut adalah bidang gambar yang bening, seperti kaca. Setiap pandangan menunjukkan benda yang terlihat pada bidang proyeksi dengan melihat sisi benda yang terjauh dengan pengamat. Urutan proyeksi Amerika: pengamat, bidang proyeksi, dan obyek (garis proyeksi ditarik menuju pengamat)









    Format Tampak Proyeksi Amerika

















    Contoh Gambar Proyeksi Amerika

















    BalasHapus
  33. XI TITL 1,05,AKBAR PUJO HANTORO
    A. Pengertian Proyeksi
    Proyeksi merupakan cara penggambaran suatu benda, titik, garis, bidang, benda ataupun pandangan suatu benda terhadap suatu bidang gambar. Menurut istilah lain, proyeksi adalah proses penggambaran bayangan-bayangan suatu benda yang dihasilkan dari pandangan terhadap benda tersebut dengan cara tertentu (arah pandang).
    Proyeksi juga merupakan ilmu yang mempelajari cara penggambaran titik, garis, bidang maupun benda- benda dalam sebuah ruang dan mengetahui letak benda maupun ukuran-ukurannya. Dalam menggambar proyeksi dituntut keterampilan menggunakan alat-alat seperti mistar, jangka, pinsil, rapido/trek-pen, dan alat- alat matematis lainnya. Di samping itu, juga harus mampu menarik garis secara terukur seperti ketebalan garis, kerataan garis dan sambungan garis.
    Pemahaman akan gambar proyeksi merupakan pengetahuan dasar yang harus dikuasai dalam menggambar teknik. Dengan gambar proyeksi dapat diketahui letak, bentuk dan ukuran dari benda-benda teknik, baik penampang sebelah dalam ataupun tampak luar dari segala macam bentuk benda yang akan digambar.

    B. Fungsi Gambar Proyeksi
    Fungsi menggambar proyeksi benda adalah untuk menjelaskan bentuk benda tiga dimensi pada kertas gambar dalam bentuk dua dimensi sehingga dapat diketahui letak, bentuk dan ukuran dari benda-benda teknik, baik penampang sebelah dalam ataupun tampak luar dari segala macam bentuk benda yang akan digambar.





    C. Macam-macam Proyeksi
    1. Proyeksi Amerika
    Dalam proyeksi ini benda berada di depan bidang proyeksi. Jadi, bidang proyeksi ada di antara pengamat dengan benda. Letak bidang yang diproyeksikan dengan proyeksi Amerika sama dengan arah pandangannya.
    Ciri-ciri dari hasil proyeksi Amerika :
    a) Tampak atas benda terletak di kuadran atas
    b) Tampak kiri benda terletak di kuadran kiri
    c) Tampak kanan benda terletak di kuadran kanan
    d) Tampak bawah benda terletak di kuadran bawah
    2. Proyeksi Eropa
    Dalam proyeksi ini bidang proyeksi terletak dibelakang benda. Jadi benda terletak antara pengamat dan bidang proyeksi. Proyeksi Eropa ini merupakan proyeksi yang letak bidangnya terbalik dengan arah pandangannya.
    Ciri-ciri dari hasil proyeksi eropa :
    a) Tampak atas benda terletak di kuadran bawah
    b) Tampak kiri benda terletak di kuadran kanan
    c) Tampak kanan benda terletak di kuadran kiri
    d) Tampak bawah benda terletak di kuadran atas

    BalasHapus
  34. XI TITL1,21,KARMANI
    Gambar proyeksi adalah gambar bayangan atau konstruksi suatu benda yang mana dapat kita ketahui tentang kejelasan suatu objek secara matematis.dalam menggambar proyeksi dituntut keterampilan menggunakan alat-alat seperti mistar,jangka,pinsil,rapido/trek-pen,dan alat matematis lainnya.di samping itu,juga hrus mampu menarik garis secara terukur seperti ketebalan garis,kerataan garis dan sambungan garis.
    Pada prinsipnya gmbar proyeksi dapat dibedakan menjdi dua kelompok,yaitu proyeksi sentral dan proyeksi ortogonal.proyeksi sentral di sebut juga teknik perspektif,yaitu benda diproyeksikan dengan mempergunakan garis-garis yang berpusat pada satu titik.Gambar benda yg dihasilkan secara proporsional sangat mirip dengan benda/objek aslinya.sedangkan proyeksi ortogonal adalah gambar proyeksi suatu benda mempergunakan garis garis sejajar dan tegak lurus.

    BalasHapus
  35. XI TITL 1, INDRA NURYANTO, 20
    Kata proyeksi secara umum berarti bayangan. Gambar proyeksi berarti gambar bayangan suatu benda yang berasal dari benda nyata atau imajiner yang dituangkan dalam bidang gambar menurut cara-cara tertentu. Cara-cara tersebut berkenaan dengan arah garis pemroyeksi yang meliputi sejajar (paralel) dan memusat (sentral). Arah yang sejajar terdiri atas sejajar tegak lurus terhadap bidang gambar dan sejajar akan tetapi miring terhadap bidang gambar. Berdasarkan arah garis pemroyeksi tersebut dikenal berbagai jenis gambar proyeksi. Garis pemroyeksi yang sejajar tegak lurus terhadap bidang gambar menghasilkan gambar proyeksi orthogonal yang terdiri dari proyeksi Eropa, proyeksi Amerika, dan proyeksi Aksonometri. Garis pemroyeksi yang sejajar tetapi miring terhadap bidang gambar menghasilkan proyeksi Oblik (miring). Sementara garis pemroyeksi yang memusat (sentral) terhadap bidang gambar menghasilkan gambar perspektif.

    BalasHapus
  36. XI TITL 1, Dwi Permana Sidik, 15
    1. Proyeksi Ortogonal (Eropa) Penampilan gambar proyeksi Eropa relative sederhana dibandingkan dengan yang lain. Gambar ini menampilkan pandangan atas, depan (muka), dan samping. Oleh karena itu proyeksi Eropa sangat tepat digunakan untuk kepentingan perancangan mebel atau desain produk. Sistem gambar proyeksi Eropa dihasilkan dari pemroyeksian pada ruang atau sudut pertama (first angel). Oleh karena itu
    proyeksi Eropa sering disebut proyeksi “Kuadran Pertama” atau “Kuadran I”. Ruang atau sudut penampilan tersebut berbentuk tiga dimensi, yang terdiri atas 3 bidang, yakni bidang I, II, dan III. Bidang I berfungsi untuk menampilkan bayangan benada tampak dari atas, bidang II untuk bayangan benda tampak depan, dan bidang III untuk bayangan benda tampak dari samping
    kiri. Oleh karena itu proyeksi Eropa sering dikelompokkan dalam proyeksi multiview (tampak ganda). Jika diperhatikan sistem proyeksi Eropa ini menempatkan posisi benda/obyek yang digambar berada di antara titik pengamat (proyektor)
    dan proyeksi benda. Jika diurutkan maka posisi tersebut adalah pengamat, objek, dan gambar proyeksi. Posisi pengamat terhadap bidang gambar adalah tegak lurus. Di samping itu, masing-masing
    garis pemroyeksi yang merupakan hubungan dari titik pengamat dan benda sehingga menghasilkan proyeksi tersebut adalah sejajar sesamanya. Ruang / sudut yang berbentuk tiga dimensi ini diubah sedemikian rupa menjadi dua dimensi. Dengan kata lain diubah menjadi bidang datar sehingga dapat dituangkan ke dalam bidang atau kertas gambar

    BalasHapus
  37. XI TITL 1, AMAT ROKIM,05
    Proyeksi Aksonometri Proyeksi Aksonometri tergolong jenis proyeksi sejajar (paralel) dan juga tegak (ortogonal). Perbedaannya dengan proyeksi Eropa terutama adalah dalam penampilan tampak. Dalam proyeksi Aksonometri diupayakan untuk penampilan tampak atas, depan, dan samping dalam satu kesatuan gambar tidak seperti dalam proyeksi Eropa yang terpisah oleh bidang- bidang. Gambar proyeksi Aksonometri menampilkan
    objek gambar baik yang kongkret maupun imajiner ke dalam bayangan tiga dimensi, oleh karena itu aksonometri tergolong jenis proyeksi piktorial. Jenis proyeksi Aksonometri
    dikelompokkan menjadi tiga, yaitu: 1. Proyeksi Isometri Proyeksi isometri adalah jenis proyeksi aksonometri
    berpenampilan tiga dimensi atau piktorial dengan besaran sudut masing-masing 120 , dan perbadingan masing-masing ukuran tinggi, panjang, dan dalam yaitu 1:1:1. Besar sudut sumbu 120 dapat digunakan alternatif dibuat sudut 30 terhadap horisontal (baik sudut kanan maupun kiri) Gb.7. Tampilan gambar isometri. b. Proyeksi Dimetri Penggunaan isometri
    seringkali
    menyebabkan distorsi
    pada gambar yang
    ditampilkan, dan garis-
    garis yang berimpit. Kelemahan ini dapat
    ditanggulangi dengan
    proyeksi dimetri.
    Dimetri artinya ada dua
    jurusan sumbu yang
    sama panjang. Pada dimetri perbandingan
    yang sama terdapat
    pada dimensi tinggi
    dan panjang.
    Perbandingan yang
    lazim digunakan yaitu 2:2:1 atau 3:3:1
    Perbandingan ini
    diikuti dengan
    konsekuensi pada
    sudut objek yang
    digambar terhadap garis horizon yaitu 41,4
    derajat untuk sudut
    sebelah kanan dan 7,2
    derajat untuk sudut
    sebelah kiri.

    BalasHapus
  38. kelas XI TITL 1,02,AFIFAH.FEBRY:Pengertian gambar proyeksi
    Gambar proyeksi adalah gambar bayangan atau konstruksi suatu benda yang mana dapat kita ketahui tentang kejelasan suatu objek secara matematis.dalam menggambar proyeksi dituntut keterampilan menggunakan alat-alat seperti mistar,jangka,pinsil,rapido/trek-pen,dan alat matematis lainnya.di samping itu,juga hrus mampu menarik garis secara terukur seperti ketebalan garis,kerataan garis dan sambungan garis.
    Pada prinsipnya gmbar proyeksi dapat dibedakan menjdi dua kelompok,yaitu proyeksi sentral dan proyeksi ortogonal.proyeksi sentral di sebut juga teknik perspektif,yaitu benda diproyeksikan dengan mempergunakan garis-garis yang berpusat pada satu titik.Gambar benda yg dihasilkan secara proporsional sangat mirip dengan benda/objek aslinya.sedangkan proyeksi ortogonal adalah gambar proyeksi suatu benda mempergunakan garis garis sejajar dan tegak lurus.

    BalasHapus
  39. XI TITL 1, Muh. Nasrullah Asnawi I, 23
    Kata proyeksi secara umum berarti bayangan. Gambar proyeksi berarti gambar bayangan suatu benda yang berasal dari benda nyata atau imajiner yang dituangkan dalam bidang gambar menurut cara-cara tertentu. Cara-cara tersebut berkenaan dengan arah garis pemroyeksi yang meliputi sejajar (paralel) dan memusat (sentral). Arah yang sejajar terdiri atas sejajar tegak lurus terhadap bidang gambar dan sejajar akan tetapi miring terhadap bidang gambar. Berdasarkan arah garis pemroyeksi tersebut dikenal berbagai jenis gambar proyeksi. Garis pemroyeksi yang sejajar tegak lurus terhadap bidang gambar menghasilkan gambar proyeksi orthogonal yang terdiri dari proyeksi Eropa, proyeksi Amerika, dan proyeksi Aksonometri. Garis pemroyeksi yang sejajar tetapi miring terhadap bidang gambar menghasilkan proyeksi Oblik (miring). Sementara garis pemroyeksi yang memusat (sentral) terhadap bidang gambar menghasilkan gambar perspektif.

    BalasHapus
  40. XI TITL 1,SRI RUSMINI,30 Gambar proyeksi adalah gambar bayangan atau konstruksi suatu benda yang mana dapat kita ketahui tentang kejelasan suatu objek secara matematis.
    Pada prinsipnya gmbar proyeksi dapat dibedakan menjdi dua kelompok,yaitu proyeksi sentral dan proyeksi ortogonal.proyeksi sentral di sebut juga teknik perspektif,yaitu benda diproyeksikan dengan mempergunakan garis-garis yang berpusat pada satu titik.Gambar benda yg dihasilkan secara proporsional sangat mirip dengan benda/objek aslinya.sedangkan proyeksi ortogonal adalah gambar proyeksi suatu benda mempergunakan garis garis sejajar dan tegak lurus. dan alat-alat yg sering digunakan untuk menggambar gambar proyeksi meliputi mistar,jangka,pinsil,rapido/trek-pen,dan alat matematis lainnya.

    BalasHapus
  41. ANIS AYUNING TIYAS,XI TITL1,08:Cara-cara Proyeksi yang digunakan dalam gambar teknik

    Dasar-dasar Proyeksi orthogonal

    Untuk dapat memproyeksikan benda secara orthogonal ( tegak lurus) perlu kita pahami dasar-dasar proyeksi orthogonal. Benda tidaj lain dibatasi oleh bidang dan garis potong dari bidang bidang tersebut. Untuk dapat memproyeksikan benda tersebut, kita harus dapat memproyeksikan bidang dan garis. Untuk memproyeksikan bidang sama dengan memproyeksikan 2 garis yang berpotongan pada bidang tersebut. Sedang untuk memproyeksikan garis adalah sama dengan memproyeksikan dua titik yang tidak berimpit pada garis tersebut. Berikut contoh proyeksi titik pada bidang proyeksi gambar 5.1a proyeksi garis PG pada bidang proyeksi, masing-masing untuk PQ // bidang proyeksi. Gambar 5.1b, PQ terletak sebarang terhadap bidang proyeksi, gambar 5.1.c dan PQ tegak lurus bidang proyeksi gambar 5.1d sedang pada gambar 5.2 menunjukkan urut-urutan proyeksi orthogonal dari suatu benda pada satu bidang proyeksi

    Proyeksi Orthogonal dalam gambar teknik

    Dalam gambar teknik kita mengenal dua macam proyeksi, yaitu
    a. Proyeksi Eropa atau proyeksi sudut pertama dan
    b. Proyeksi Amerika atau proyeksi sudut ketiga
    a. Proyeksi Eropa

    Ketentuan dari proyeksi eropa, benda terletak antara pengamat dan bidang proyeksi. Cara memproyeksikan :

    Benda yang akan kita proyeksikan harus kita rencanakan mana yang kita anggap sebagai pandangan depan, misalnya A adalah pandangan depan, B adalah pandangan atas, C adalah pandangan kiri, D Pandangan Kanan, E pandangan bawah, dan F pandangan Belakang ditunjukkan oleh anak panah pada gambar 5.3a. Ini menunjukkan dari arah mana pengamat/ orang akan memproyeksikan.

    Kemudian benda kita masukkan kedalam kubus yang transparan ( tembus pandang).Dengan kekentuan dari proyeksi eropa di atas, maka gambar proyeksi pandangan depan ( A) ada dibidang sisi belakang dari kubus, gambar proyeksi pandangan atas (B) ada di sisi bawah, gambar proyeksi pandangan kiri ( C) ada di sisi kanan, Gambar proyeksi pandangan kanan ( D) ada di sisi kiri, GAmbar proyeksi pandangan bawah (E) ada dibidang sisi atas dan gambar proyeksi belakang ada dibidang sisi depan.Kemudian sebagian dari rusuk-rusuk dari kubus tersebut kita potong dan bidang sisinya kita rebahkan kebidang belakang dari kubus, sehingga menjadi satubidang dengan gambar proyeksi pandangan depan.

    Bila garis-garis rusuk kubus tersebut kita hilangkan, maka terlihat hasil proyeksi eropa
    Ciri-ciri dari hasil proyeksi eropa :

    1.Pandangan atas terletak dibawah pandangan depan
    2.Pandangan kiri terletak dikanan pandangan depan
    3.Pandangan kiri terletak di kiri pandangan depan
    4.Panfangan bawah terletak di atas pandangan dengan

    Gambar 5.4. Proyeksi Eropah atau Proyeksi Sudut Pertama
    b. Proyeksi Amerika

    Ketentuan dari proyeksi amerika , bidang proyeksi terletak antara pengamat dan benda. Cara memproyeksikannya : Benda yang akan kita proyeksikan kita ambil sama dengan benda yang diproyeksikan dengan cara eropa, gambar 5.3.a, termasuk arah memandangnya.

    Kemudian benda kita masukkan dalam kubus yang transparan ( tembus pandang) gambar 5.4a. Dengan ketentuan dari proyeksi amerika di atas, maka gambar proyeksi pandangan Depan (A) ada dibidang sisi depan kubus, gambar proyeksi pandangan atas (B) ada di bidang atas, Pandangan sisi kiri (C) ada di sisi kiri, pandangan sisi kanan (D) ada di sisi kanan , pandangan bawah (E) ada di sisi bawah, pandangan sisi belakang (F) ada di belakang lihat gambar 5.4a

    Kemudian sebagian dari rusuk-rusuk dari kubus tersebut kita potong dan bidang sisinya kita rebahkan kebidang belakang dari kubus, sehingga menjadi satubidang dengan gambar proyeksi pandangan depan.

    Bila garis-garis rusuk kubus tersebut kita hilangkan, maka terlihat hasil proyeksi Amerika seperti pada gambar 5.4c

    Ciri-ciri dari hasil proyeksi Amerika :

    1.Pandangan atas terletak di atas pandangan depan
    2.Pandangan kiri terletak dikiri pandangan depan
    3.Pandangan kiri terletak di kanan pandangan depan
    4.Panfangan bawah terletak di bawah pandangan depan

    BalasHapus
  42. DIAN AMBARWATI,XI TITL1,12:Gambar Proyeksi Sebuah Bidang

    Sebuah bidang dibentuk oleh tiga buah garis atau lebih. Oleh karena itu, untuk membuat gambar proyeksi sebuah bidang sama dengan memproyeksi beberapa buah garis. Kemungkinan-kemungkinan yang terjadi pada proyeksi garis dapat berlaku juga pada proyeksi bidang.

    Perhatikan dan pelajari gambar berikut.

    Penjelasan Gambar

    Bidang ABCD gambar proyeksinya pada bidang P1 berupa sebuah garis yang sama panjang dengan sisi AB, sejajar sumbu o-x atau tegak lurus sumbu o-y.
    Proyeksi bidang ABCD pada bidang P2 berupa bidang yang sama besar dengan bidang asalnya, bidang tersebut sejajar dengan bidang P2 dan tegak lurus dengan bidang P1 dan P3.
    Proyeksi bidang ABCD pada bidang P3 berupa sebuah garis yang sama panjang dengan sisi BC, sejajar sumbu o-z dan tegak lurus sumbu o-y.

    Penjelasan gambar

    Gambar Proyeksi pada bidang P1, P2 dan P3 berupa bidang segitiga.
    Ketiga segitiga pada masing-masing bidang proyeksi tidak ada yang ukuranya dengan segitiga asalnya yaitu segitiga EFG, ini disebabkan karena letak dari segitiga EFG tidak sejajar dan tidak tegak lurus dengan bidang-bidang proyeksinya.

    BalasHapus
  43. XI TITL 1, Aji Santoso, 03
    1. Proyeksi
    Amerika Proyeksi amerika
    disebut juga
    proyeksi sudut
    ketiga atau
    proyeksi
    kwadran III, , perbedaan istilah
    ini tergantung
    dari masing-
    masing
    pengarang yang
    menjadi refernsi. Proyekasi
    Amerika
    merupakan
    proyeksi yang
    letak
    bidangnya sama dengan
    arah
    pandangannya .
    1. Proyeksi
    Eropa Proyeksi eropa
    disebut juga
    proyeksi sudut
    pertama atau
    proyeksi
    kkwadran I. Proyeksi Eropa
    merupakan
    proyeksi yang
    letaknya
    terbalik
    dengan arah pandangnya.

    BalasHapus
  44. XI TITL 1, Wahyu Widodo, 32
    Proyeksi 2 dimensi adalah
    penerjemahan suatu benda
    bentuk 3 dimensi kedalam
    bentuk 2 dimensi, artinya
    benda tersebut
    digambarkan hanya dari salah satu sudut pandang,
    dan oleh sebab itu gambar
    proyeksi 2 dimensi hanya
    memiliki dua komponen
    ukuran , yaitu panjang dan
    lebar. Kekurangan satu elemen ukuran yang lain
    yaitu ukuran tinggi
    dikompensasi dengan di
    buatkan proyeksi dari
    sudut pandang yang lain
    yang dapat memperlihatkan ketinggian
    benda tersebut. Apabila
    benda yang hendak
    diproyeksikan memiliki
    kerumitan yang tinggi,
    tidak menutup kemungkinan gambar
    proyeksi yang dibuat
    menampilkan banyak sudut
    pandang. Gambar tampilan
    proyeksi 2 dimensi
    diusahakan menampilkan sesedikit mungkin
    pandangan dengan
    memperhatikan faktor
    kerapian dan kemudahan
    pembacaan gambar.

    BalasHapus
  45. XI TITL 1, Wisnu Mukti Wibowo, 33
    Penguasaan gambar
    proyeksi diperlukan
    terutama untuk membuat
    gambar teknik, bukan
    untuk membaca gambar
    teknik, tetapi karena tingkat kesulitan dalam
    membuat gambar berada di
    bawah tingkat kesulitan
    membaca gambar, maka
    pelajaran proyeksi
    sebaiknya dilakukan pada tahap awal pengajaran,
    untuk pendahuluan dalam
    pelatihan daya bayang
    dalam pembacaan bentuk
    gambar 3 dimensi
    (perspektif). Sudut pandang proyeksi Konsep lay out (tata letak)
    dalam penggambaran
    gambar teknik terdapat
    dua macam konsep, yang
    didasarkan pada sudut
    pandang gambar, yaitu : 1. Sudut pertama (1 st angle) atau proyeksi Eropa 2. Sudut ketiga (3 rd angle) atau proyeksi Amerika

    BalasHapus
  46. XI TITL 1 , SILVIANA N.S (29)
    Gambar proyeksi adalah gambar bayangan atau konstruksi suatu benda yang mana dapat kita ketahui tentang kejelasan suatu objek secara matematis.
    Pada prinsipnya gmbar proyeksi dapat dibedakan menjdi dua kelompok,yaitu proyeksi sentral dan proyeksi ortogonal.proyeksi sentral di sebut juga teknik perspektif,yaitu benda diproyeksikan dengan mempergunakan garis-garis yang berpusat pada satu titik.Gambar benda yg dihasilkan secara proporsional sangat mirip dengan benda/objek aslinya.sedangkan proyeksi ortogonal adalah gambar proyeksi suatu benda mempergunakan garis garis sejajar dan tegak lurus. dan alat-alat yg sering digunakan untuk menggambar gambar proyeksi meliputi mistar,jangka,pinsil,rapido/trek-pen,dan alat matematis lainnya.

    .

    BalasHapus
  47. XI TITL 1, asih nugroho,09

    Proyeksi
    Gambar proyeksi merupakan dasar
    menggambar teknik untuk menyatakan
    bentuk dan ukuran suatu obyek atau
    benda. Gambar proyeksi yang akan
    dipelajari ini adalah gambar proyeksi
    orthogonal yang merupakan gambar
    proyeksi yang sering digunakan dalam
    pembuatan gambar kerja.
    Fungsi proyeksi adalah:
    • Untuk mendapatkan ukuran garis yang
    sebenarnya
    • Untuk membuat bentuk yang sebenarnya
    • Untuk membuat gambar kerja
    Secara umum dalam gambar proyeksi
    diperlukan tiga arah pandangan:
    • Tampak atas
    • Tampak depan
    • Tampak samping kanan/kiri

    BalasHapus
  48. XI TITL 1,wahyu septian hidayat 31
    GAMBAR PROYEKSI


    Di dalam teknik cara untuk menggambarkan suatu objek adalah dengan cara proyeksi. Jadi, di sini untuk menggambar suatu objek kita menempatkan bidang proyeksi atau bidang gambar di antara mata dan objek (cara Amerika). Ada pula yang membuat cara gambar dengan menempatkan bidang proyeksi di belakang objek (cara Eropa).

    image002


    Keterangan:







    Titik A

    Bidang a

    Titik D

    Titik E


    :

    :

    :

    :


    titik mata/pandang

    bidang proyeksi

    proyeksi titik B pads bidang a dengan titik pandang di A

    proyeksi titik C pads bidang a dengan titik pandang di A


    Ada dua macam proyeksi sebagai berikut.



    Proyeksi miring


    Garis-garis proyeksi membentuk sudut miring (# 90°) terhadap bidang proyeksi. Proyeksi miring disebut jugs sebagai gambar pandangan tunggal karena dalam proyeksi ini ketiga dimensi benda akan terlihat sehingga untuk menggambarkan bendanya secara utuh cukup dengan satu gambar proyeksi.



    Proyeksi tegak (ortogonal)


    Garis-garis proyeksi selalu I bidang proyeksi dan salah satu bidang benda diletakkan sejajar dengan bidang proyeksi. Hanya terlihat satu muka (dua dimensi) untuk setiap gambar proyeksi.

    Diperlukan minimal tiga gambar proyeksi untuk menggambar­kan suatu objek/benda. Proyeksi tegak disebut juga gambar pandangan majemuk. Dalam teknik sipil, proyeksi ortogonal selalu dipakai untuk menggambarkan suatu objek, sedangkan proyeksi miring hanya digunakan untuk memperjelas suatu gambar.


    image003


    Proyeksi Miring (Gambar Pandangan Tunggal)

    Yang masuk proyeksi miring adalah: proyeksi aksonometri; proyeksi tidak langsung (oblique); dan proyeksi perspektif.


    Proyeksi Aksonometri

    Proyeksi aksonometri adalah proyeksi miring di mana tiga muka (dimensi) dari benda akan terlihat dengan bentuk dan ukuran yang sebanding benda ashnya. Proyeksi ini disebut jugs proyeksi sejajar karena garis-garis objek yang sejajar tetap sejajar. Proyeksi ini dapat juga disebut sebagai proyeksi dengan titik hilang tak terhingga.


    Untuk menggambarkan proyeksi aksonometri dapat dilaku­kan dengan berbagai posisi. Untuk ini dikenal tiga bentuk gambar, yaitu isometri, dimetri, dan. trimetri. Lebih lanjut mengenai gambar proyeksi aksonometri akan dibahas pada modulminggu berikutnya.


    Proyeksi Tidak Langsung (Gambar Oblique)

    Proyeksi tidak langsung adalah cara penggambaran pandangan tunggal di mana salah satu bidangnya (bidang muka) diletakkan sejajar bidang proyeksi dan diproyeksikan secara ortogonal. Pada bidang ini ukuran dan bentuk sesuai dengan benda aslinya, sedangkan yang lainnya dengan cara proyeksi sejajar (secara miring).


    Rusuk-rusuk a dan b digambar sesuai ukuran yang sebenamya (secara frontal). Sementara rusuk c digambar dengan skala perbandingan 1, atau 1/3 nya. Dengan sudut a diambil 30°, 45°, atau 60°.


    Jadi, dapat dikatakan proyeksi tidak langsung adalah proyeksi sejajar di mana bidang depannya dibuat frontal. Bila c diambil dengan skala perbandingan 1, disebut gambar cavalier, sedangkan bila skala perbandingan 1/2, dan sudutnya adalah 45o, disebut gambar cabinet (sering dipakai untuk menggambarkan suatu benda pada Gambar Teknik Mesin).


    Proyeksi/Gambar Perspektif

    Proyeksi perspektif adalah cars penggambaran pandangan tunggal di mana dalam menggambarkan gambar proyeksinya, garis­garis sejajar dalam salah satu atau dua dimensinya, bertemu pads satu titik yang disebut titik hilang. Oleh karena itu, gambar ini disebut jugs sebagai gambar proyeksi titik hilang. Pada proyeksi ini tidak ada satu garis pun yang ukurannya tepat seperti bendanya. Pada Gambar Teknik Sipil gambar perspektif ini hanya dipakai untuk memperjelas gambar.


    Ada tiga macam gambar perspektif, yaitu

    - perspektif dengan satu titik hilang (perspektif sudut);

    - perspektif dengan dua titik hilang (perspektif miring);

    - perspektif dengan titik hilang tak terhingga (proyeksi sejajar).

    BalasHapus
  49. XI TITL 1, BAMBANG TRI R,11

    KETENTUAN UMUM MEMILIH PANDANGAN
    (a). Jangan menggambar pandangan lebih dari yang diperlukan untuk melukis benda.
    (b). Pilihlah pandangan yang sekiranya dapat memperlihatkan bentuk benda yang paling baik.
    (c). Utamakanlah pandangan dengan garis yang tidak kelihatan yang paling sedikit.
    (d). Pandangan sebelah kanan lebih utama dari pandangan sebelah kiri, kecuali kalau pandangan kiri memberi keterangan yang lebih banyak.
    (e). Pandangan atas lebih utama dari pandangan bawah, kecuali kalau pandangan bawah memberi keterangan yang lebih banyak.
    (f). Pilihlah pandangan yang sekiranya dapat mengisi ruang gambar sebaik-baiknya. Pandangan dalam gambar teknik mesin kebanyakan divisualisasikan dengan menggunakan proyeksi lurus.
    ¨Gambar proyeksi ortogonal yang lazim digunakan ada dua cara yaitu cara Eropa dan cara Amerika. Pada cara Eropa mempergunakan tiga bidang proyeksi saling berpotongan tegak lurus satu sama yang lain, di mana benda yang diproyeksikan berada di antara ketiga bidang tersebut.
    ¨Sedangkan cara Amerika mempergunakan enam bidang proyeksi yaitu benda dipandang dari enam sisi.

    ¨Gambar proyeksi ortogonal yang lazim digunakan ada dua cara yaitu cara Eropa dan cara Amerika. Pada cara Eropa mempergunakan tiga bidang proyeksi saling berpotongan tegak lurus satu sama yang lain, di mana benda yang diproyeksikan berada di antara ketiga bidang tersebut.
    ¨Sedangkan cara Amerika mempergunakan enam bidang proyeksi yaitu benda dipandang dari enam sisi.
    ADA DUA CARA UNTUK MENGGAMBAR PROYEKSI LURUS
    (ORTOGONAL)
    ¨proyeksi sistem Amerika (Third Angle Projection)
    ¨proyeksi sistem Eropah (First Angle Projection).

    BalasHapus
  50. XI TITl 1, Eke daryono,17

    PROYEKSI
    Proyeksi 2 dimensi adalah penerjemahan suatu benda bentuk 3 dimensi kedalam bentuk 2 dimensi, artinya benda tersebut digambarkan hanya dari salah satu sudut pandang, dan oleh sebab itu gambar proyeksi 2 dimensi hanya memiliki dua komponen ukuran , yaitu panjang dan lebar. Kekurangan satu elemen ukuran yang lain yaitu ukuran tinggi dikompensasi dengan di buatkan proyeksi dari sudut pandang yang lain yang dapat memperlihatkan ketinggian benda tersebut. Apabila benda yang hendak diproyeksikan memiliki kerumitan yang tinggi, tidak menutup kemungkinan gambar proyeksi yang dibuat menampilkan banyak sudut pandang. Gambar tampilan proyeksi 2 dimensi diusahakan menampilkan sesedikit mungkin pandangan dengan memperhatikan faktor kerapian dan kemudahan pembacaan gambar.

    BalasHapus
  51. Fais Bayu Aji, XI TITL 1, 18
    Proyeksi Amerika Serikat dengan Eropa memili kesamaan dan perbedaan.
    Persamaan dari Proyeksi Amerika Serikat dengan Eropa adalah hanya dapat dipakai di bidang dari benda 3 dimensi agar dapat memberi informasi yang lebih men- detail. Sedangkan Perbedaan dari Proyeksi Amerika Serikat dengan Eropa adalah jika Proyeksi Amerika Serikat letak bidang yang diproyeksikan
    arahnya sama dengan arah pandangannya dan Proyeksi Eropa letak bidang yang diproyeksikan
    terbalik dengan arah
    pandangannya.

    BalasHapus
  52. Dimas K.A, XI TITL 1, 13
    proyeksi orthogonal pada teknik listrik adalah proyeksi sejajar garis-garis berdiri tegak lurus. gambar teknik listrik lebih banyak menggunakan
    proyeksi karena benda yang di gambar berbentuk tiga dimensi sehingga kita dapat memahami gambar tersebut.

    BalasHapus
  53. Dwi Subagiyo,XI TITL 1, 16
    Untuk menyajikan sebuah benda tiga dimensi pada sebuah bidang dua dimensi dipergunakan cara proyeksi.
    Jika sebuah benda dilihat dari sebuah titik penglihatan O, seperti gambar 4.1 maka proyeksi dari benda ini pada bidang proyeksi P disebut proyeksi perpspektif dan gambarnya disebut gambar perspektif Jika titik penglihatannya berada di tak terhingga, maka garis-garis proyeksi ( garis-garis penglihatan) menjadi garis sejajar, seperti pada gambar 4.2 . Proyeksi ini disebut proyeksi sejajar
    Sedangkan proyeksi sejajar dibagi dua yaitu : Proyeksi orthogonal, bila garis-garis proyeksi tegak lurus pada bidang proyeksi P Proyeksi miring, bila garis-garis proyeksi membuat sudut dengan bidang proyeksi P

    BalasHapus
  54. XI TITL 2,Fahrurozi,12

    Jenis-jenis gambar proyeksi :
    1. Proyeksi Piktorial adalah suatu cara menampilkan gambar secara tiga dimensi dalam dalam suatu bidang gambar (dua dimensi). Proyeksi piktorial dapat dilakukan dalam beberapa macam cara proyeksi sesuai dengan aturan menggambar. Beberapa cara macam proyeksi piktorial anatara lain :
    1. Proyeksi Piktorial Isometris
    2. Proyeksi Piktorial Dimetri
    3. Proyeksi Piktorial Miring
    4. Gambar Perspektif
    2. Proyeksi Ortogonal berbeda dengan proyeksi piktorial. Bila proyeksi piktorial menampilkan benda secara tiga dimensi dalam satu bidang (satu sudut pandang), maka proyeksi ortogonal menampilkan secara dua dimensi dari beberapa sudut pandang. Proyeksi ini dibagi menjadai dua, yaitu proyeksi kuadran I atau proyeksi eropa dan proyeksi kuadran III atau proyeksi amerika.
    1. kita mulai dengan proyeksi amerika. Proyeksi amerika adalah proyeksi yang disebut juga sudut ketiga atau proyeksi kuadran III, perbedaan istilah ini tergantung dari masing-masing pengarang yang menajdi referensi. Menurut saya proyeksi amerika merupakan proyeksi yang mudah dibayangkan kalau mau digambarkan, masuk akal lah kalau dibayangkan serta mudah difahami karena tata letaknya sama dengan pandangan kita.
    2. Dan yang selanjutnya adalah proyeksi eropa. Proyeksi eropa disebut juga proyeksi sudut utama atau proyeksi kuadra I. Proyeksi eropa merupaka proyeksi yang letaknya terbalik dengan arah pandangannya.

    BalasHapus
  55. XI TITL 2,M.Diki Irawan,17

    Kesimpulan :
    1. Proyeksi Piktorial
    1. Proyeksi piktorial terbagi menjadi 4 macam, yaitu isometri, dimetri, miring, dan perspektif.
    2. Proyeksi piktorial hanya digunakan pada gambar tiga dimensi untuk diproyeksikan pada bidang dua dimensi.
    2. Proyeksi Ortogonal
    Proyeksi ortogonal merupakan proyeksi suatu titik, garis, bidang, dan benda terhadap suatu bidang dengan garis proyektor yang tegak lurus terhadap bidang proyekstornya.
    3. Proyeksi Eropa
    1. Proyeksi Eropa hanya digunakan pada bidang dari suatu benda tiga dimensi agar memberikan informasi lebih detail
    2. Letak bidang yang diproyeksikan dengan proyeksi Eropa terbalik dengan arah pandangannya.
    4. Proyeksi Amerika
    1. Proyeksi Amerika hanya digunakan pada bidang dari suatu benda tiga dimensi agar memberikan informasi lebih detail.
    2. Letak bidang yang diproyeksikan dengan proyeksi Amerika sama dengan arah pandangannya.

    BalasHapus
  56. Riky Prian Prasetyo,XI TITL 1,27
    GAMBAR PROYEKSI ORTOGONAL Berikut ini akan dibicarakan tentang Gambar Proyeksi Ortogonal secara terinci. Gambar proyeksi ortogonal yang lazim digunakan ada dua cara yaitu cara Eropa dan cara Amerika . Pada cara Eropa mempergunakan tiga bidang proyeksi saling berpotongan tegak lurus satu sama yang lain, di mana benda yang diproyeksikan berada di antara ketiga bidang tersebut. Sedangkan cara Amerika mempergunakan enam bidang proyeksi yaitu benda dipandang dari enam sisi. Berikut yang dibahas hanya gambar proyeksi cara Eropa. Perpotongan di antara tiga bidang proyeksi cara Eropa akan membentuk sebuah ruangan yang disebut dengan ruang nyata.

    BalasHapus
  57. XI TITL 1,Khoirul Anam,22
    A. Proyeksi Sebuah Titik Untuk membuat gambar proyeksi dari sebuah titik, atau juga objek lainnya, sebaiknya dilakukan dua tahapan kerja, yang pertama membuat gambar stereometrinya dan kedua membuat gambar proyeksinya. Berikut ini perhatikan gambar proyeksi titik A yang terletak 2 cm di atas bidang P1, 1 cm di depan bidang P2 dan 3 cm di samping bidang P3.

    BalasHapus
  58. XI TITL 1, Muh. Sidik P, 24
    Gambar Proyeksi Sebuah Garis Menggambar proyeksi sebuah garis dapat diartikan menggambar proyeksi dua buah titik. Namun dalam membuat gambar proyeksinya harus kita pandang sebagai sebuah garis yang utuh, hal itu menyebabkan terdapatnya beberapa kemungkinan hasil gambar proyeksi sebyah garis, antara lain : Proyeksi dari sebuah garis lurus akan berupa garis lurus juga, tetapi bila garis tersebut tegak lurus dengan bidang proyeksinya maka hasil proyeksinya
    berupa sebuah titik. Proyeksi dari sebuah garis yang sejajar dengan bidang priyeksinya maka hasil proyeksinya akan sama
    panjang dengan garis tersebut, dan bila sebuah garis yang tidak sejajar dan tidak tegak lurus dengan bidang proyeksinya maka hasil
    proyeksinya lebih pendek dari garis tersebut.

    BalasHapus
  59. XI TITL 1, Rizky Yuli I,28
    Gambar proyeksi adalah
    gambar bayangan atau
    konstruksi suatu benda
    yang mana dapat kita
    ketahui tentang kejelasan
    suatu objek secara matematis.dalam
    menggambar proyeksi
    dituntut keterampilan
    menggunakan alat-alat
    seperti
    mistar,jangka,pinsil,rapido/ trek-pen,dan alat matematis
    lainnya.di samping itu,juga
    hrus mampu menarik garis
    secara terukur seperti
    ketebalan garis,kerataan
    garis dan sambungan garis. Pada prinsipnya gmbar
    proyeksi dapat dibedakan
    menjdi dua kelompok,yaitu
    proyeksi sentral dan
    proyeksi
    ortogonal.proyeksi sentral di sebut juga teknik
    perspektif,yaitu benda
    diproyeksikan dengan
    mempergunakan garis-garis
    yang berpusat pada satu
    titik.Gambar benda yg dihasilkan secara
    proporsional sangat mirip
    dengan benda/objek
    aslinya.sedangkan proyeksi
    ortogonal adalah gambar
    proyeksi suatu benda mempergunakan garis garis
    sejajar dan tegak lurus.

    BalasHapus
  60. XITITL2,29,Wahyu Dwi L:

    Ciri-Ciri Gambar Proyeksi Eropa:
    *Pandangan atas terletak dibawah pandangan depan.

    *Pandangan kiri terletak dikanan pandangan depan.

    * Pandangan kiri terletak di kanan pandangan depan.

    *Pandangan bawah terletak diatas pandangan depan.

    BalasHapus

Terima Kasih Atas Kunjungannya